Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Dua pegawai Microsoft dipecat setelah melakukan aksi duduk di kantor pusat perusahaan untuk memprotes kerjasama Microsoft dengan rezim Zionis dalam perang Gaza.
Perusahaan menyebut alasan pemecatan sebagai “pelanggaran serius kebijakan dan mengganggu kantor direksi.” Aksi ini digerakkan oleh kelompok No Azure for Apartheid yang menuntut pemutusan kontrak Microsoft dengan Israel serta kompensasi bagi Palestina.
Dalam insiden tersebut, tujuh orang ditangkap, termasuk dua pegawai Microsoft dan lima aktivis lain. Peristiwa ini mencuat setelah laporan penggunaan layanan cloud Azure oleh militer Israel untuk memantau warga Palestina.
Your Comment